Down ceritanya

          Hari ini 18 juni 2013 seharusnya aku mengikuti ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Tapi ini hanya seperti sandiwara aja, karena aku tidak bakalan dapat restu dari orang tua lagi untuk mengikuti tes seperti itu.
         awal cerita tepatnya pada 12 juni 2012 tahun lalu, aku mengikuti ujian SBMPTN yang dulunya masi di sebut dengan SNMPTN. Aku mengikuti itu semua karena aambisi ku untuk masa depan ku. aku sangat bermimpi dan berangan bisa kuliah di universitas favoritku (UNIMED or USU).
        Segala tes telah ku coba, mulai dari jalur undangan yang di tentukan dengan nilai dan peringkat di kelas. di posisi seperti itu aku sangat optimis kalau aku bisa masuk di PTN yang aku ingin kan, secara nilai ku bagus-bagus, dari kelas satu SMA sampai kelas tiga aku selalu mendapat peringkat pertama di kelas, memang si saingan ku gak begitu berat, tapi menurut ku itu cukup menjadi modal ku untuk bisa masuk ke PTN yang aku inginkan. aku juga memiliki pengetahuan yang menurut ku cukup dan bisa dipertanggung jawabkan dengan berdasarkan nilai yang ku dapat.
        Tapi ya itu tadi, takdir tidak berpihak pada ku, aku kalah. Aku kalah dengan teman ku, aku juga bingung kenapa bisa seperti itu. Yang anehnya universitas yang kami pilih dan jurusan yang kami pilih itu sama, masalah nilai pun aku yang paling tinggi di bandingkan dia. Dia itu temen akrab ku, sahabat ku sendiri. Rasanya aku sangat saangat sakit hati, kecewa, dan sangat ngedrop kala itu. tapi aku gak nunjukin itu semua, aku cuma bisa bilang "ini semua gak berakhir disini, aku akan mencoba jalan yang lain"..
      Aku turut ikut senang dan bangga dia bisa masuk di PTN yang kami sama-sama favoritkan (USU), dengan jurusan Ilmu Komputer. sebenarnya si aku ada rasa sedikit iri dengannya. Kenapa dia lulus sedang aku tidak ?????

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
soecykom. Diberdayakan oleh Blogger.