Simpulan 2013 part II

Lanjuut...



Dear dairy ini cerit cy selanjutnya ….==>

Di tahun 2013 ini.. begitu banyak kisah yang membuat cy mengerti akan artinya hidup, hidup yang sulit, hidup yang keras, hidup yang penuh dengan begitu kemunafikkan. Disini cy belajar menjadi orang yang dewasa, yang tidak boleh mengenal lagi kata “manja”, yang kuat & tegar. Optimis, bersungguh-sungguh dalam pencapaian hidup yang akan dating. Cy gak mau semua ini menjadi sia-sia, apa yang uda di korbankan sama mamake dan bapake serta abang-abang dan kakak cy :’(
Cy gak mau buat mereka semua kecewa. Walaupun nanti kedepannya cy gak tau bisa atau tidak membuktikan kepada meraka kalau mereka bisa bangga sama cy. Yang jelas cy uda berusaha semampu cy, dan sekuat hati cy. Cy jalani semuanya dengan ikhlas, walau terkadang berat, melakukan semuanya sendiri, jalan berkilo-kilo meter, mngeluarkan berliter-liter air mata dan keringat, memanfaatkan beribu-ribu detik yang ada, menghadapi segala macam musibah (penipuan, penghianatan,dan  cerita buruk). Itu semua ada di 2013 ini sambungan dari 2012 yang begitu membuat suci down menjalaninya..

Yakin, ALLAh bersama kita.

Itu kata yang membuat cy bertahan sampai sekarang…
Juga karena teman-teman dan sahabat-sahabat yang bisa buat tertawa…
Yaah…..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Simpulan 2013 part I

Assalamu’alaikum 

Dear diary.. Gak terasa ya ntar tepat pukul 00.00 memasuki awal tahun 2014, dan cy akan meninggalkan 2013..
Disini cy mau cerita tentang apa aja pengalaman yang uda di dapet d 2013 ini..
Begitu banyak cerita dan pengalaman yang sangat berharga, yang menyenangkan :), yang menyedihkan :(, yang mendebarkan, yang menjengkelkan, yang mengasyikkan, yang membosankan, yang mengharukan, yang membingungkan, yang menggilakan, dan masih banyak yang yang yang lainnya,, hehe

Eeem,,harus mulai ceritanya dari yang mana ni yah…

Okke, cy mulai ceritanya dari yang MEnyedihkan.
Duuh, selalu aja kesedihan yang mengawali segalanya. Di 2013 ini memang begitu banyak sesuatu yang buat terurainya air mata. Ya, beginilah..
 Tahun yang cy awali dengan jauh dari ortu, bagaimana tidak sedih cy anak bungsu yang selalu di manja di keluarga harus jauh terus dari ortu. Ya awal aja sih sedih, tapi lama-lama biasa juga :(. Sedihnya itu disaat sedang kambuh, tidak ada yang merawat cy dengan penuh perhatian.
Terus yang menyedihkan lagi, cy harus pindah dari kampung halaman tempat dimana cy lahir dan besar disana selama 17 tahun (Sei.bejangkar, kab.Batu.bara, sumut). Karena bapak yang sudah habis masa kerjanya (pensiun), jadi harus pindah kekampung halaman ortu di perdagangan. Sedih harus meninggalkan sahabat-sahabat yang IS THE BEST, meninggalkan lingkungan yang asri, nyaman aman dan damai, meninggalkan surau tempat cy menuntut ilmu agama selama bertahun-tahun, meninggalkan orang-orang yang care, baik hati dan tidak sombong :’), dan segala kenangan kecil yang indah disana..
Yang sedih lagi di 2013 ini, lingkungan baru cy di medan. Cy tinggal sama abang dan kaki par yang mereka sudah memiliki 2 anak. Yah seperti kesedihan yang cy ceritakan di postingan-postingan sebelumnya (read back)..

Okke, ceritanya selanjutnya yang menyenangkan..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kenapa ???

Diawali dengan deringan ponsel kecil ku dipagi ini.
dia abang ku, yang bersedia memberikan aku tumpangan untuk tinggal dirumahnya selama aku berkuliah di STMIK POTENSI UTAMA.
"halo..tari (begitu panggilan ku sejak kecil)..uda masuk kuliahnya ?"
"belom bang, kenapa bang "
"abang mau bilang, kau cari kos aja ya yang dekat kampus... nnti masalah biaya biar abang yang nanggung.. bla bla bla bla bla bla bla........................"
seperti kena tikam (sakit hatiku).
ada apa ini ??? apa salah ku ???
apa aku yang gak tau diri, apa aku terlalu malas selama ini, apa aku menyebalkan,,aakh entah lah...

Sebelumnya ini sudah terjadi, dan disaat itu aku gak bisa membendung air mata saat tiba di kampus.
Aku heran, abang sama kakak ipar ku yang awalnya menawarkan aku utnuk tinggal dirumahnya.
Awalnya aku susah untuk beradaptasi. Iya, karena aku numpang disitu, akupun harus membayarnya denan keringat ku "menjadi pembantu". Menjadi pembantu dirumah abang ku sendiri :'(
itu sangat menyakitkan bagi anak bungsu yang selalu dimanja dirumah.
Tapi aku berusaha kuat dan mencoba menerima semuanya, walaupun tiap malam ada air mata yang selalu terurai..

Aku bingung, aku gak mau kos karena ku tau gimana menderitanya anak kos, aku lebih memilih menjadi pembantu dirumah abang ku sendiri. tapi  sepertinya kakak ipar ku sudah gak suka aku tinggal disini.

kenapa takdir ku seperti ini ??
kenapa aku terlahir sebagai anak bungsu yang disaat aku mau berkuliah ayah ku harus sudah pensiun ??
kalu ayah ku masi bekerja aku pasti gak sengsara begini. Luntang lantung mencari orang yang bisa membantu ku. :'(

aku kangen ayah ibu ku.. mamake n bapake :'(

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
soecykom. Diberdayakan oleh Blogger.