Lanjuut...
Simpulan 2013 part II
Simpulan 2013 part I
Kenapa ???
Diawali dengan deringan ponsel kecil ku dipagi ini.
dia abang ku, yang bersedia memberikan aku tumpangan untuk tinggal dirumahnya selama aku berkuliah di STMIK POTENSI UTAMA.
"halo..tari (begitu panggilan ku sejak kecil)..uda masuk kuliahnya ?"
"belom bang, kenapa bang "
"abang mau bilang, kau cari kos aja ya yang dekat kampus... nnti masalah biaya biar abang yang nanggung.. bla bla bla bla bla bla bla........................"
seperti kena tikam (sakit hatiku).
ada apa ini ??? apa salah ku ???
apa aku yang gak tau diri, apa aku terlalu malas selama ini, apa aku menyebalkan,,aakh entah lah...
Sebelumnya ini sudah terjadi, dan disaat itu aku gak bisa membendung air mata saat tiba di kampus.
Aku heran, abang sama kakak ipar ku yang awalnya menawarkan aku utnuk tinggal dirumahnya.
Awalnya aku susah untuk beradaptasi. Iya, karena aku numpang disitu, akupun harus membayarnya denan keringat ku "menjadi pembantu". Menjadi pembantu dirumah abang ku sendiri :'(
itu sangat menyakitkan bagi anak bungsu yang selalu dimanja dirumah.
Tapi aku berusaha kuat dan mencoba menerima semuanya, walaupun tiap malam ada air mata yang selalu terurai..
Aku bingung, aku gak mau kos karena ku tau gimana menderitanya anak kos, aku lebih memilih menjadi pembantu dirumah abang ku sendiri. tapi sepertinya kakak ipar ku sudah gak suka aku tinggal disini.
kenapa takdir ku seperti ini ??
kenapa aku terlahir sebagai anak bungsu yang disaat aku mau berkuliah ayah ku harus sudah pensiun ??
kalu ayah ku masi bekerja aku pasti gak sengsara begini. Luntang lantung mencari orang yang bisa membantu ku. :'(
aku kangen ayah ibu ku.. mamake n bapake :'(
Down ceritanya
Hari ini 18 juni 2013 seharusnya aku mengikuti ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Tapi ini hanya seperti sandiwara aja, karena aku tidak bakalan dapat restu dari orang tua lagi untuk mengikuti tes seperti itu.
awal cerita tepatnya pada 12 juni 2012 tahun lalu, aku mengikuti ujian SBMPTN yang dulunya masi di sebut dengan SNMPTN. Aku mengikuti itu semua karena aambisi ku untuk masa depan ku. aku sangat bermimpi dan berangan bisa kuliah di universitas favoritku (UNIMED or USU).
Segala tes telah ku coba, mulai dari jalur undangan yang di tentukan dengan nilai dan peringkat di kelas. di posisi seperti itu aku sangat optimis kalau aku bisa masuk di PTN yang aku ingin kan, secara nilai ku bagus-bagus, dari kelas satu SMA sampai kelas tiga aku selalu mendapat peringkat pertama di kelas, memang si saingan ku gak begitu berat, tapi menurut ku itu cukup menjadi modal ku untuk bisa masuk ke PTN yang aku inginkan. aku juga memiliki pengetahuan yang menurut ku cukup dan bisa dipertanggung jawabkan dengan berdasarkan nilai yang ku dapat.
Tapi ya itu tadi, takdir tidak berpihak pada ku, aku kalah. Aku kalah dengan teman ku, aku juga bingung kenapa bisa seperti itu. Yang anehnya universitas yang kami pilih dan jurusan yang kami pilih itu sama, masalah nilai pun aku yang paling tinggi di bandingkan dia. Dia itu temen akrab ku, sahabat ku sendiri. Rasanya aku sangat saangat sakit hati, kecewa, dan sangat ngedrop kala itu. tapi aku gak nunjukin itu semua, aku cuma bisa bilang "ini semua gak berakhir disini, aku akan mencoba jalan yang lain"..
Aku turut ikut senang dan bangga dia bisa masuk di PTN yang kami sama-sama favoritkan (USU), dengan jurusan Ilmu Komputer. sebenarnya si aku ada rasa sedikit iri dengannya. Kenapa dia lulus sedang aku tidak ?????
yang harus kujalani
semakin hari aku semakin merasa frustasi. gak tau kenapa. lama-lama aku gak betah tinggal disini. numpang sama abang sendiri. gak tau ya syapa yang sebenarnya gak yang salah, aku yang gak tau diri atatu mereka yang gak suk aku tinggal disini. aku kangen orang tua ku :(
mungkin kejadian yang menimpa sama diri ku ini, seperti cerita yang pernah dialami oleh seorang guru sosiologi ku dulu waktu SMA. memang benar kata beliau kalau tinggal menumpang sekalipun itu dengan saudara sendiri ini akan terasa membebankan batin. aku tidak mengerti kenapa aku aku gak nyaman tinggal disini, ntah dimana letak ketidak nyamanan itu. aku selalu ngerasa tertekan batin tiap kali aktivitas aku diganggu oleh keponakan-keponakan ku atau bahkan abang dan kakak ipar ku.
Penipuan
Untuk Kalian :*
'MAAF'
Maaf,
kini cintaku kembali kepada sang pemilik cinta
Maaf..Maafkan aku yang telah berkomitmen kepadamu
Maafkan aku yang telah bermain-main dengan waktu
bersamamu
Maafkan aku yang telah menjanjikanmu
... Maafkan aku
yang tak mampu mencintaimu hingga sepanjang waktu
Maafkan aku yang telah menyakitimu
Maafkan aku akan keterbatasan pengetahuanku selama
ini dan saat ini
Maafkan aku yang selalu haus mencari ilmu kehidupan
akan hubungan komitmen yang baik dan sesuai tuntunan agama-ku dan agama-mu
Maafkan hatiku yang tak mampu berpihak padamu
Maafkan hatiku yang telah menghilangkan “Rasa itu”
darimu
Maafkan Hatiku yang tak mampu menjaga komitmen dan
amanah bersamamu
Maafkan Hatiku yang tak mampu meyakinkanmu lagi
seperti sedia kala
Maafkan aku yang tak mampu lagi menjadi
penyemangatmu selalu
Maafkan aku yang telah menggagalkan semua impian
dan rencana terindah yang pernah akan kita ukir bersama...
Maafkan aku yang harus pergi meninggalkanmu...
Maafkan..Maaf..Mafkan aku atas segala tutur kata
dan tindakanku selama ini.
Maafkan aku yang harus memilih...
Maafkan aku yang tak sempurna...
Maaf..aku memohon maaf padamu...
Ya Alloh..kukembalikan Hatiku ini pada-Mu
Ya Alloh ku t’lah berusaha menjalankan sepenuhnya
tuntunanmu sesuai syariat-Mu
Ya Alloh..ku tahu Engkau-lah yang maha
membolak-balikkan Hati Hamba-Mu ini
Ya Alloh..ku tahu segala sesuatu permasalahan pada
diriku dan setiap doa yang kupanjatkan selama ini hanyalah pada-Mu dan
teruntuk-Mu Ya Alloh..
Ya Alloh..ku tahu Engkau-lah yang maha tahu apa-apa
yang tidak diketahui oleh Hamba-Mu ini..
Ya Alloh..aku ikhlas menerima semua konsekuensi
logis yang harus terjadi pada diriku, lingkungan sekitarku, kehidupanku..dan
semuanya.
Karena ku yakin pada-Mu..akan Kebesaran-Mu dan
Ilmu-Mu.
Ya Alloh..Kusandarkan segala sesuatu-Nya hatiku ini
padamu..
Ya Alloh..Aku amat mencintai-Mu karena hati ini
adalah milik-Mu
Ya Alloh jagalah hatiku ini agar selalu
mengingat-Mu dan mensyukuri atas segala Nikmat-Mu..
Terima Kasih Ya Alloh atas segala nikmat karunia
dan petunjuk yang telah engkau berikan selama nafas ini menghirup unsur
ciptaanmu dan denyut jantung ini berdetak...
Tak Ku Mengerti
Tak Berarti apa-apa
TERDIAM






